Gambaran Umum

Pedodonti memiliki dua tujuan utama. Pertama, merawat gigi anak. Kedua, mengedukasi orang tua mengenai kebersihan dan kesehatan gigi anak, serta cara menjaganya. Keberhasilan pendodonti bergantung pada pemeriksaan mulut dini. Sehingga, akar dari masalah gigi dapat terdeteksi dan diatasi dengan segera. Ini dapat mencegah makin parahnya kerusakan gigi anak.

VIEW IT

about_small_2

about_small_1

Apakah Gigi Anak itu?

Pedodonti adalah cabang ilmu kedokteran gigi yang khusus merawat dan mengobati masalah gigi pada anak. Dikenal dengan nama lain kedokteran gigi anak. Usia anak yang ditangani oleh cabang kedokteran gigi ini, mulai sejak lahir hingga usia remaja.

Q & A

Mengapa Kesehatan Gigi Anak Penting Untuk Dijaga?

Gigi anak atau disebut juga gigi susu merupakan panduan tumbuhnya gigi tetap, sehingga harus tetap terjaga sampai pada saatnya berganti dengan gigi tetap. Bertujuan agar susunan gigi tetap menjadi teratur dengan estetika yang baik. Kesehatan gigi dan mulut juga berpengaruh secara fisiologis dan psikologis. Anak dapat tumbuh, bicara, mengunyah dan menikmati makanan, berpenampilan serta bersosialisasi dengan optimal.

Kapan Anak Harus Dibawa Ke Dokter Gigi Untuk Pertama Kali?

Segera ajak anak Anda ke dokter gigi saat gigi pertamanya mulai tumbuh. Paling lambat saat anak berusia 2 tahun. Pengenalan anak terhadap kesehatan gigi sejak dini sangatlah penting. Pada awal kunjungan, anak dibuat nyaman dan diperkenalkan dengan suasana, alat dan kursi gigi yang digunakan oleh Dokter Gigi, juga pemberian edukasi kesehatan gigi kepada orang tua mengenai tata cara dan hal-hal yang harus diperhatikan mengenai perkembangan gigi anak.

Apa Saja Perawatan Gigi Untuk Anak?

Juga terdapat perawatan gigi anak lain seperti:

  • Aplikasi fluoride
  • Pembersihan plak & karang gigi anak
  • Pencabutan dan sebagainya.

Perawatan gigi anak di Rumah Sakit Gigi dan Mulut YARSI dikerjakan oleh Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Pedodontist). Pedodontist akan menangani masalah kesehatan gigi anak dengan pendekatan psikologis yang berbeda sesuai usia, kondisi dan kebutuhan anak. Sehingga dapat mengurangi rasa cemas dan takut, serta menghindari trauma pada anak.

Kebiasaan Apa Saja yang Harus Saya Tanamkan di Rumah?

  • Stop kebiasaan anak menghisap jari. Kebiasaan ini berpotensi mengakibatkan gigi menjadi tidak teratur.
  • Pilih sikat gigi lembut, sesuai ukuran mulut anak. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan.
  • Bantu anak Anda menyikat gigi sesudah sarapan dan sebelum tidur malam. Anak dibawah usia 8 tahun dianjurkan untuk menyikat gigi dengan bantuan orang tua.
  • Jadikan menyikat gigi & menggunakan dental floss 2 kali sehari, masing-masing 2 menit sebagai kebiasaan yang terbawa hingga anak tumbuh dewasa.
  • Bila anak Anda belum bisa menyikat gigi, bersihkan mulutnya dengan air atau kain basah untuk membersihkan sisa makanan.
  • Ajak anak Anda rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali, untuk pemeriksaan gigi dan pembersihan rutin.